liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Al Quran Dibakar di Swedia, Bintang UFC Khamzat Chimaev Marah

Bintang UFC Khamzat Chimaev mengungkapkan kemarahan menyusul insiden pembakaran Al Quran yang dilakukan politikus sayap kanan Swedia, Rasmus Paludan.

Jakarta, CNNIndonesia

Bintang UFC Khamzat Chimaev mengungkapkan kemarahannya setelah insiden pembakaran itu Al Quran oleh politisi sayap kanan Swedia Rasmus Paludan.

Melalui akun Instagramnya, Khamzat menyebut Paludan sebagai teroris. Pejuang Chechnya berpaspor Swedia itu menyebut tindakan Paludan sudah keterlaluan.

“Bagi kami, dia adalah seorang teroris. Saya seorang Muslim, tetapi saya tidak pernah menentang agama lain dan tidak pernah melakukan apa yang dia lakukan. Mengapa Anda membiarkan dia melakukan ini?” tulis Khamzat.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami tidak bisa tinggal diam. Kalian semua menyebut kami saudara, jadi hormati kami!” lanjut petarung yang selalu menang sepanjang karirnya di MMA.

Aksi Paludan membakar Alquran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia, Sabtu (21/1), membuat marah sejumlah negara. Turki, Maroko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Indonesia telah memprotes tindakan Paludan.

Pemerintah Swedia juga mendapat kecaman karena polisi yang berpatroli di depan Kedubes Turki tidak menghentikan Palu dan membakar Alquran.

[Gambas:Instagram]

Meski begitu, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Paludan.

“Kebebasan berbicara adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar kitab suci bagi kebanyakan orang adalah tindakan yang sangat tidak hormat,” kata Kristersson.

“Saya ingin menyampaikan simpati saya kepada semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini,” kata Kristersson.

[Gambas:Video CNN]

(secara harfiah)