liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Ayu Thalia Menangis Bacakan Pembelaan, Singgung Jadi Tulang Punggung Keluarga

Ayu Thalia Menangis Bacakan Pembelaan, Singgung Jadi Tulang Punggung Keluarga


Jakarta

Ayu Thalia kembali diadili terkait pencemaran nama baik melalui media yang dilansir putra Ahok, Nicholas Sean. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara itu memiliki agenda pembelaan dari terdakwa Ayu Thalia.

Dalam kesempatan itu, Ayu Thalia menangis. Ia juga menyebutkan masalah dukungan keluarga sehingga diberikan hikmah dalam kalimat ini.

“Saya ingin membela diri sebagai berikut. Saya tidak pernah memfitnah, memfitnah siapa pun baik di media, kapan pun, di mana pun. Saya mohon yang terhormat memberi saya kebijaksanaan sebagai wanita yang dekat dengan keluarga saya,” kata Ayu Thalia, mulai menangis dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (12/1/2022) sore.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ayu melanjutkan sambil menangis, ia mengaku sebagai tulang punggung yang menghidupi kedua orang tuanya termasuk adik-adiknya. Sehingga dia berharap hakim paham dan bisa meringankan hukumannya.

“Dan juga saya tulang punggung keluarga, orang tua saya sudah tidak bekerja dan saya juga menghidupi adik perempuan saya sendiri. Saya harap majelis hakim mengetahui dan bisa menjadikan hal ini sebagai pertimbangan dalam memutus perkara ini,” kata Ayu.

Ayu juga mengatakan jika dia dihukum dan harus meninggalkan keluarganya, dia akan mempertanyakan siapa yang bisa menjadi tulang punggung keluarganya. Apalagi mereka harus membayar rumah sakit ibu.

“Belum lagi saya harus menerima hukuman, dan harus menyerahkannya kepada keluarga saya. Siapa yang akan menghidupi mereka dan memenuhi kebutuhan keluarga saya? Siapa yang akan membayar biaya rumah sakit untuk ibu saya yang sakit dan ayah saya yang sakit. Saya sudah tua dan Tidak bekerja lagi? Selama ini saya bekerja sendiri untuk menghidupi keluarga saya,” jelasnya.

“Saya mohon kemurahan hati para hakim yang terhormat untuk memutuskan kasus saya. Karena saya tahu para hakim yang terhormat akan membuat keputusan yang bijak,” tambahnya.

Dalam pembelaannya, Ayu juga mengaku lelah secara fisik dan mental. Apalagi namanya sudah tercoreng karena kasus ini.

“Satu tahun hampir berlalu sejak awal kasus sampai sekarang saya sangat lelah, pikiran dan jiwa saya. Nama baik saya juga sudah hancur. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan nama baik saya seperti sebelumnya.” , saya ingin kembali hidup damai, bekerja dan aktif seperti dulu lagi,” ujarnya.

Dia berharap dibebaskan dari hukuman ini. Bahkan, Ayu kerap berdoa setiap malam agar hal itu terkabul.

“Saya selalu berdoa setiap malam sebelum tidur agar majelis hakim mengetuk, membukakan pintu hati mereka agar tidak menghukum saya. Saya tahu dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan jalan terbaik untuk saya melalui majelis yang terhormat.” mohon kepada Hakim yang terhormat agar mempertimbangkan kembali untuk tidak menghukum saya agar saya dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhan saya. Karena saya satu-satunya harapan bagi mereka,” tambahnya.

“Pertahanan hukum saya, saya serahkan kepada pengacara saya mengenai pasal fakta hukum dan juga di persidangan saya serahkan kepada mereka, karena saya tidak mengerti hukum. Kesatuan dalam pembelaan ini untuk pembelaan saya,” pungkasnya.

Simak Videonya “Meski Kecewa, Ayu Thalia Akui Ingin Berdamai Dengan Nicholas Sean”
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/ingin)