liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Bos BCA Soal Kasus Tukang Becak: Satu Dari Sejuta Kejadian!

Bos BCA Soal Kasus Tukang Becak: Satu Dari Sejuta Kejadian!

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaadmadja buka-bukaan soal rencana kliennya membawa kasus itu ke pengadilan. Ini terkait kasus pembobolan rekening senilai Rp 345 juta oleh seorang tukang becak.

Kasus ini murni kelalaian pelanggan. Nasabah tidak hati-hati dalam menjaga buku tabungan, KTP, PIN sehingga penipu bisa memalsukan tanda tangan pemilik rekening.

Jahja juga menjelaskan, dalam fakta persidangan terkait kasus tersebut, ditemukan bahwa nasabah lalai dalam membagikan informasi rahasia seperti PIN. Selain itu, diketahui nasabah lalai dengan tidak menyimpan KTP dan buku tabungan hingga berpindah tangan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kasus seperti ini kemungkinan terjadi 1 dari 10 juta. Dia tahu semua PIN ATM, buku tabungan, dan kartu identitas,” kata Jahja dikutip detikcom, Selasa (24/1/2023).

Jahja menjelaskan, kasir sudah melakukan prosedur sesuai ketentuan. “Kami menilai kasir kami tidak salah, karena datanya benar,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, perusahaan percaya bahwa kasir telah beroperasi sesuai prosedur dan profesionalisme. BCA juga diminta untuk bersaksi di pengadilan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

BCA Sebut Challenge Chip Supply untuk Kredit Mobil Listrik

(dhf/dhf)