liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Demi Mudahkan Turis, Muncul Usulan Penerbangan Langsung China ke Bali

Pemerintah pusat menargetkan kunjungan sebanyak 255.300 wisatawan asal China selama 2023, di mana jumlah itu mudah tercapai jika ada penerbangan langsung.

Jakarta, CNN Indonesia

Ketua DPD Asosiasi Industri Pariwisata Indonesia (Asita) Bali, I Putu Winastra berharap ada penerbangan langsung dari China ke Bali di masa depan. Jika demikian, jumlahnya turis China Yang ke Bali dijamin melonjak drastis.

Pemerintah pusat menargetkan 255.300 wisatawan asal China berkunjung pada 2023. Menurut Winastra, jumlah target tersebut sangat kecil dan akan terlampaui jika ada penerbangan langsung dari China ke Bali.

“Jadi, kalau bicara reservasi, tentu ada reservasi. Memang tantangannya penerbangannya tidak cukup. Pemerintah melalui Kementerian (Pariwisata) menargetkan China tahun ini sebanyak 255.300 wisatawan. Saya kira Kalau frekuensi penerbangannya bagus, saya kira targetnya akan sangat kecil untuk anggota kita,” ujar Winastra.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Yang membuat target sulit tercapai, kata Winastra, adalah tidak adanya penerbangan langsung. Kemhan sendiri menyebut telah melakukan tindak lanjut termasuk dengan kementerian terkait terkait penerbangan langsung dari China ke Bali.

Selama ini Asita telah mengusulkan kepada pemerintah termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar ada penerbangan langsung dari China ke Bali dari tiga kota di antaranya Quanzhou, Shanghai, dan Beijing.

“Sementara penerbangan reguler yang datang ke Bali belum ada. Tentu ini menjadi tantangan bagi kami, industri, dan pemerintah,” kata Winastra.

“Ini sudah kami usulkan ke Menteri Sandiaga Uno (Kementerian Perencanaan) dan secara tertulis kami usulkan agar ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan. Ketiga kota tersebut memang menjadi kota yang memberikan kontribusi terbesar bagi pariwisata China. kota kecil,” lanjutnya.

Winastra mengatakan, sebanyak 210 penumpang pesawat charter asal China yang tiba di Bali pada Minggu (22/1) ditangani oleh enam travel agent yang tergabung dalam Asita Bali. Tak sedikit pula turis China yang datang menggunakan penerbangan domestik dari Jakarta ke Bali.

(kdf/wiw)

[Gambas:Video CNN]