liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Dikritik Ogah Mainkan Foden, Ini Jawaban Southgate

Southgate memastikan bahwa keputusannya memarkir Foden bukan karena cedera, melainkan murni karena alasan strategis dan taktis.


Jakarta, CNNIndonesia

Pelatih Tim Nasional Inggris, Gareth Southgate, suara terbuka tentang keputusan untuk tidak bermain Phil Foden saat The Three Lions ditahan imbang tanpa gol oleh Amerika Serikat pada laga kedua Grup B di Stadion Al Bayt, Al Khor, Sabtu (26/11) dini hari WIB.

Southgate menegaskan keputusan memasukkan Marcus Rashford dan Jack Grealish pada babak kedua lebih tepat ketimbang memainkan Phil Foden.

“Kami pikir itu adalah hal yang benar untuk dilakukan, mempertahankan tim sejak awal, dan kemudian pemain sayap yang kami gunakan bersama Jack. [Grealish] dan Marcus [Rashford] dari Phil [Foden],” kata Southgate seperti dikutip MEN.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami pikir Grealish akan menjaga bola dengan lebih baik, dan membuat kami siap menyerang. Dengan kecepatan Marcus, kami pikir dia juga akan menjadi ancaman yang bagus di bagian akhir permainan,” kata Southgate.

Southgate mempertahankan starting line-upnya untuk Amerika, menempatkan Bukayo Saka dan Raheem Sterling di sayap, untuk mendukung pergerakan Harry Kane.

Di babak kedua Southgate kemudian memasukkan Grealish dan Rashford, meninggalkan Phil Foden hanya untuk menghangatkan bangku cadangan. Publik Inggris menilai hasil tersebut menjadi alasan Inggris gagal terus membuka gawangnya untuk mencetak gol.

Southgate menegaskan keputusannya mencoret Foden bukan karena cedera, tapi murni karena alasan strategis dan taktis.

Orang-orang, terutama penggemar Inggris, marah dengan keputusan Southgate untuk tidak memainkan Phil Foden. Sejumlah pengamat menilai Foden berpotensi memecah kebuntuan, apalagi pemain Manchester City itu dinilai sebagai salah satu talenta terbaik The Three Lions saat ini.

Usai pertandingan Southgate juga menjadi sasaran kritik baik dari suporter, pengamat maupun jurnalis.

Hingga kini, timnas Inggris harus menahan diri untuk lolos ke fase 16 besar Piala Dunia 2022. Satu tiket tertunda karena masih ketatnya persaingan di klasemen grup.

The Three Lions harus menang pada laga terakhir Grup B menghadapi Wales, Rabu (30/11) dini hari WIB.

[Gambas:Video CNN]

(ain/ain)