liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Komisi VII DPR Panggil Siti Nurbaya

Komisi VII DPR Panggil Siti Nurbaya

Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan sejumlah menteri dan jajarannya pada Selasa (29/11/2022). Gugatan tersebut bertujuan untuk membahas RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EB-ET).

Dalam rapat kerja tersebut, para Menteri yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Keuangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Menteri Pendidikan dan Riset, Menteri BUMN , Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Perindustrian dan Ketua Komite II DPD.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan rapat hari ini luar biasa karena dihadiri langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Ketua Komite II DPD.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Hari ini Komisi VII mengadakan rapat sesuai dengan undangan yang disampaikan dan berdasarkan hari ini kami akan mengadakan rapat kerja dengan Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, dan Komite II DPD dengan agenda Pengantar Debat RUU EBET,” kata Sugeng saat membuka Rapat Kerja di Komisi VII, Selasa (29/11/2022).

Menurut Sugeng, rapat kerja pertama hari ini akan membahas klarifikasi RUU EB-ET oleh Komisi VII. Kemudian kedua pandangan pemerintah terhadap RUU EB-ET, dan ketiga pandangan DPD RI terhadap RUU EB-ET.

“Dalam kesempatan ini Menperin juga akan hadir karena bagaimanapun Menperin adalah mitra Komisi VII walaupun tidak dicantumkan dalam Surat Presiden (Surpres), karena sektor energi industri merupakan faktor strategis, kita juga akan menerapkan apa yang kami sebutkan tadi,” katanya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Erick Thohir Jawab Omnibus Law Ridden & Isu Utang BUMN

(wow)