liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Lockdown COVID-19 Bikin Bisnis Susah

Lockdown COVID-19 Bikin Bisnis Susah

Jakarta

Bapak pendiri Foxconn Terry Gou dikatakan telah memperingatkan pemerintah China tentang kebijakan nol COVID yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap pertumbuhan bisnis.

Foxconn, perakit iPhone terbesar di dunia, menyerukan implementasi pembuatan kebijakan penutupan dan pemblokiran di berbagai lokasi — termasuk pabrik Foxconn — mengancam posisi China sebagai ekonomi terbesar ke-2 dunia dalam hal rantai pasokan global.

Peringatan Gou dikirimkan dalam bentuk surat lebih dari sebulan lalu, dan kabarnya berdampak besar dalam meyakinkan pemerintah China untuk segera melonggarkan pembatasan dan tidak lagi menggunakan aturan nol COVID. Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Namun pihak Gou membantah laporan bahwa dia telah memperingatkan pemerintah China. Foxconn pun menolak mengomentari kabar tersebut, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (10/12/2022).

Gou sebenarnya telah mengundurkan diri dari Foxconn sejak 2019, dan tidak memiliki jabatan resmi di perusahaan tersebut. Tapi tentu saja dia masih sangat berpengaruh di perusahaan Taiwan.

Seperti diketahui, pabrik Foxconn di Zhengzhou merupakan salah satu contoh implementasi regulasi zero COVID. Pabrik perakitan iPhone terbesar di dunia telah beroperasi dalam kondisi lockdown selama hampir dua bulan, artinya para pekerja diharuskan untuk tetap berada di area pabrik agar tidak diharapkan terpapar COVID dari luar.

Aturan tertutup ini telah menyebabkan demonstrasi yang berakhir dengan kerusuhan oleh pekerja pabrik. Ini karena Foxconn dituduh menahan insentif yang dijanjikan bagi pekerja yang ingin terus bekerja dalam kondisi terisolasi seperti itu. Implikasi dari demo ini adalah suplai iPhone akhir 2022 terancam semakin menipis.

Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Foxconn sudah mulai membuka pabriknya di Zhengzhou. Melalui postingannya di Weibo, manajemen Foxconn kini sedang mencari pekerja baru untuk bekerja di pabrik tersebut setelah ribuan pekerja mengundurkan diri.

Pabrik di Zhengzhou, yang dijuluki ‘Kota iPhone’, diharapkan akan beroperasi penuh pada akhir Desember atau mungkin awal Januari.

Tonton Video “Momen Kerusuhan Pekerja Pabrik iPhone Terbesar China”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/fay)