liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Lokasi Bahtera Nabi Nuh Diyakini Terdeteksi, Ilmuwan Mulai Gali

Lokasi Bahtera Nabi Nuh Diyakini Terdeteksi, Ilmuwan Mulai Gali

Jakarta

Para peneliti mulai menggali di daerah di mana mayat itu diyakini telah ditemukan tabut Nabi Nuhsebuah kapal legendaris yang kisahnya diceritakan dalam Taurat, Injil dan Alquran.

Sebuah tim yang dibentuk oleh Universitas Ağrı Ibrahim Çeçen (AIÇU) dan Universitas Teknis Istanbul (ITU) mulai bekerja sama di distrik Ağrı di Turki. Sampel yang digali termasuk fragmen tanah dan batuan dan ditemukan di daerah tersebut oleh para peneliti, termasuk akademisi yang berspesialisasi dalam geofisika, kimia, dan geo-arkeologi. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium ITU untuk diperiksa.

Sisa-sisa ini pertama kali ditemukan oleh insinyur peta Kapten Ilhan Durupınar pada tahun 1959 selama penerbangan untuk memetakan Anatolia timur. Reruntuhan tersebut kini menarik perhatian banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah memberi tahu Nabi Nuh tentang datangnya air bah yang akan melanda bumi untuk menyelamatkannya dan semua orang yang bersamanya di dalam bahteranya. Nuh kemudian membangun bahteranya di mana dia menyimpan anggota keluarganya beserta semua binatang dan burung.

Saat ini, seperti dikutip Daily Sabah, kawasan ini terancam bahaya karena terancam tanah longsor dan cekungan raksasa telah terbentuk di dekatnya. Oleh karena itu, “Tim Riset Gunung Ağrı dan Bahtera Nuh” dibentuk melalui kolaborasi AIÇU dan ITU untuk penelitian ilmiah yang akan dilakukan di reruntuhan.

“Gunung Ararat adalah gunung yang terkenal di dunia berkat fitur geologi dan geomorfologinya, serta kepercayaan bahwa itu adalah rumah bagi bahtera Nuh,” kata Wakil Rektor AIÇU Faruk Kaya.

“Universitas kami sudah menggarap bidang ini sejak tahun 2003. Tahun ini, kami ingin bekerja sama dengan ITU untuk melakukan kajian lebih detail,” ujarnya.

Ditambahkannya, ITU merupakan salah satu universitas terlengkap dalam hal ini. Mereka kemudian membentuk kelompok kerja akademisi dari universitas tersebut dan meneliti struktur alam antara desa Telçeker dan Üzengili, yang merupakan formasi yang menyerupai siluet Bahtera Nuh.

“Sebagian sampel sedang diproses. Kami akan menentukan peta jalan kami berdasarkan hasil ini. Kami memiliki staf pengajar spesialis yang diperlengkapi secara khusus dan kompeten dalam penelitian geofisika, kimia, dan arkeologi,” katanya.

Kaya juga menyatakan, Bahtera Nuh membangkitkan minat global dalam penelitian ini. Karena sebagian besar sumber daya menarik perhatian ke Gunung Ararat dan sekitarnya, kawasan ini memiliki potensi besar untuk wisata religi.

Situs penggalian untuk menemukan sisa-sisa Bahtera Nuh. Foto: Universitas Ağrı Ibrahim Çeçen/Universitas Teknik Istanbul

“Secara khusus, minat yang meningkat dari negara-negara Eropa dan Amerika. Orang Eropa telah memulai studi pertama di bidang ini ketika Johann Jacob Friedrich Wilhelm Parrot mendaki Gunung Ararat untuk menemukan sisa-sisa Bahtera Nuh pada tahun 1829,” ujarnya.

Kemudian pada tahun 2008, sekelompok peneliti dari Hong Kong pergi ke Gunung Ararat. Mereka menemukan sebuah gua dengan beberapa kayu yang mereka klaim milik Bahtera Nuh. Tentu saja, apakah kayu yang mereka temukan adalah bagian dari Bahtera Nuh masih menjadi perdebatan.

Namun, menurut para peneliti, mereka berhasil menemukan beberapa petunjuk. Di Hong Kong, mereka kemudian membangun sebuah Museum bahtera Nuh dikunjungi oleh lebih dari 7 juta pengunjung.

“Secara ekonomi, mereka melakukan wisata religi di sana. Ağrı, yang merupakan salah satu daerah terbelakang di Turki, memiliki potensi serius dalam hal itu. Tujuan kami sebagai universitas adalah jika kami dapat mengungkapkan ini dan menjadikan tempat ini sebagai wisata religi pusat, kami pikir ekonomi Ağrı dan negara kami akan dihidupkan kembali secara serius,” tambahnya.

Tonton Video “Harta Arkeologi Langka Ditemukan di Gaza”
[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)