liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Menkes Sebut Indonesia Sudah Sampai Puncak Gelombang Covid-19

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah mencapai puncak gelombang kasus.


Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Kesehatan (Kemenkes) Budi Gunadi Sadikin sebut kasus virus coronaCovid-19) di Indonesia telah mencapai puncak gelombang kasus.

Ia pun memprediksi dalam satu hingga dua pekan ke depan akan terjadi tren penurunan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia.

“Kasus Covid-19 saat ini semakin meningkat, namun pantauan kami sudah mencapai puncaknya,” kata Menkes di Kompleks Istana, Kamis (12/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Budi kemudian melaporkan mutasi subvarian SARS-CoV-2 Omicron XBB dan BQ.1 mendominasi lebih dari 80 persen kasus Covid-19 di Indonesia. Menurut Budi, dua subvarian itu menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kondisi tersebut, dia menilai mayoritas masyarakat sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19 baik melalui infeksi maupun melalui program vaksinasi virus corona. Penurunan kasus positif Covid-19 sudah mulai terlihat sejak pekan lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan harian pemerintah, kasus Covid-19 mingguan turun 17,55 persen. Selama periode 17-23 November, jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 45.247 kasus. Sedangkan pada pekan berikutnya, kasus positif Covid-19 menurun menjadi 37.306 orang.

Namun, tren kematian akibat Covid-19 masih belum menurun. Tercatat sepanjang periode 17-23 November, jumlah kumulatif kematian akibat Covid-19 sebanyak 271 kasus. Sedangkan selama periode 24-30 November, kasus kematian akibat Covid-19 bertambah menjadi 306 orang atau bisa dikatakan naik 12,9 persen.

Budi mengatakan, masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan vaksin virus corona berpotensi menjadi kelompok rentan saat menghadapi gelombang Covid-19 yang disebabkan mutasi baru Subvarian Omicron seperti XBB, BQ.1 hingga BA.2.75.

Ia menambahkan, berdasarkan data kematian pasien Covid-19 di rumah sakit pada bulan lalu, menunjukkan persentase tertinggi pasien Covid-19 yang meninggal adalah dari mereka yang sama sekali tidak menerima vaksin Covid-19.

“Rekor saya saat ini kasus di rumah sakit meningkat. Dan 74 persen yang dirawat di rumah sakit belum mendapat booster, jadi 84 persen yang meninggal belum mendapat booster. Padahal kalau kita lihat 50 persen dari mereka yang meninggal. yang meninggal, tidak divaksinasi sama sekali,” kata Budi. .

“Jadi sekarang orang yang tidak divaksinasi dan tidak divaksinasi mulai melihatnya [efeknya],” dia menambahkan.

(khr/dtk)

[Gambas:Video CNN]