liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Merasa Dirugikan, Japto Soerjosoemarno Ogah Bertemu Wanda Hamidah

Merasa Dirugikan, Japto Soerjosoemarno Ogah Bertemu Wanda Hamidah


Jakarta

Sri Dharen, kuasa hukum Japto Soerjosoemarno, mengatakan, dalam agenda mediasi di Mabes Polri, terjadi insiden saling rujuk kepemilikan tanah yang disengketakan. Namun akhirnya Wanda Hamidah meminta untuk bertemu Japto karena tidak sempat bertemu.

“Baru selesai mediasi, sekitar satu jam lebih. Awalnya Wanda mempertanyakan hak milik kami. Kemudian, kami menanyakan kembali tentang hak milik mereka, setelah kami berhubungan, Wanda akhirnya meminta waktu untuk bertemu dengan Pak Japto,” tutur Sri Dharen. di Mapolda Jaksel pada Senin (5/12/2022).

Dalam agenda tersebut, Sri Dharen mengatakan kliennya tidak bisa hadir di Mabes Polri untuk melakukan mediasi dengan Wanda Hamidah. Sri mengatakan Japto Soerjosoemarno tidak mau hadir karena telah merugikan dan mencemarkan nama baiknya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Karena Pak Japto tidak hadir hari ini. Ya karena beliau tidak mau hadir, kebetulan beliau sedang sibuk. Tapi lebih tepatnya beliau tidak mau hadir karena merasa Wanda telah menimbulkan kerugian yang besar dan berdampak pada dirinya. reputasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Wanda mengunggah postingan yang dinilai menyinggung Japto Soerjosoemarno. Sebelumnya, keduanya sempat bersengketa soal kepemilikan tanah.

“Pak Japto terus terang merasa dirugikan dan sangat terganggu dengan reputasinya dengan pernyataan dan catatan yang dibuat oleh Wanda Hamidah,” ujarnya.

Dalam postingan tersebut, Sri Dharen menyebut sempat terjadi perdebatan terkait keabsahan status tanah yang disengketakan.

“Postingan itu dibuat oleh Wanda Hamidah, mereka menanyakan status hukum yang kami miliki atas tanah tersebut. Saya hanya menanyakan 4 pertanyaan, atas nama siapa SIP tersebut? Lalu tahun berapa SIP tersebut meninggal? Siapa yang tinggal di rumah tersebut? “Apakah Wanda Hamidah yang mengisi suara? Jawabannya tidak seperti yang saya harapkan karena pemilik di sini adalah orang lain, tinggal bersama orang lain, memiliki suara orang lain,” jelasnya.

Sri pun menjelaskan mengapa Wanda Hamidah kemudian menggunakan nama Japto Soerjosoemarno. Padahal Wanda sendiri bermasalah dengan Pemda DKI.

“Tapi apa hubungannya dengan peledakan nama Pak Japto? Mereka bermasalah dengan DKI yang ingin mengosongkan DKI, kenapa nama Pak Japto perlu diledakkan?” dia menyimpulkan.

Simak Video “Situasi Terbaru Rumah Keluarga Wanda Hamidah Digerebek Puluhan Orang”
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/dal)