liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Mobil Audi Penabrak Mahasiswi di Cianjur Pakai Plat Palsu

Sugiyem (63) tewas akibat tertabrak pengendara moge Harley Davidson yang melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Selasa (27/12) sore.

Jakarta, CNNIndonesia

POLISI Cianjur mengatakan, sedan Audi A8 hitam yang ditabrak hingga tewasnya mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni menggunakan plat nomor palsu.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi, pelaku terekam menggunakan nomor polisi B 1482 QH. Namun, nomor plat tersebut tidak terdaftar dalam data kendaraan milik Korlantas Polri.

“Nomor polisinya palsu, B 1482 QH. Sudah kami cek dan tidak terdaftar di mobil sedan,” ujarnya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (25/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Lebih lanjut, kata Doni, pihaknya masih berupaya mencari pengemudi nahas itu. Dia memastikan akan segera diambil tindakan jika nantinya terbukti melanggar hukum.

“Sekarang yang kita lakukan adalah mencari drivernya. Jadi kita cari drivernya, nanti akan diajukan lagi prosesnya,” ujarnya.

Dijelaskan Doni, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari Bandung menuju Cianjur di Jalan Raya Karang Tengah. Sementara pada saat yang sama ada iring-iringan mobil polisi dari arah berlawanan.

Saat itu, kata dia, korban terjatuh setelah mengerem mendadak untuk menghindari kendaraan di depannya berhenti mendadak. Saat itu sedan Audi A8 warna hitam menabrak korban hingga tewas.

Dia juga mengungkapkan bahwa warga telah menghentikan mobil tersebut. Saat itu, berdasarkan keterangan saksi, pengemudi Audi A8 adalah laki-laki.

Pengemudi tidak sendirian. Saksi, kata Doni, melihat ada dua penumpang lagi yang diduga istri dan anaknya.

“Ada laki-laki dan perempuan beserta anaknya, jadi ada tiga orang. Yang bawa laki-laki yang turun itu yang di sebelah sopir perempuan, ada anak di belakang,” kata Doni.

Namun, warga membiarkan pria tersebut pergi karena mengaku tidak memukul korban.

[Gambas:Video CNN]

Di sisi lain, Doni juga membenarkan kendaraan Audi A8 itu milik warga sipil yang berada di luar rombongan pengawal.

“Kemungkinan korban meninggal dunia akibat terbentur kepalanya dari kendaraan lawan. Karena dari arah berlawanan ada kendaraan yang melintas di belakang rombongan pengawal,” ujarnya.

“Jadi ada kendaraan di luar konvoi yang mencoba masuk ke sirkuit. Ini diduga penyebab kematian korban,” lanjutnya.

Doni menuturkan, kecurigaan tersebut juga telah dibuktikan berdasarkan keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian dan temuan CCTV di lapangan.

Lebih lanjut, Doni mengaku pihaknya sudah memeriksa rombongan pendamping yang terlibat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada satu pun rombongan yang mengenali mobil sedan yang menabrak korban.

“Jadi sudah kami konfirmasi seri pengawalan hanya terdiri dari 7 kendaraan. Ini merupakan kendaraan kedelapan dan hasil kami konfirmasikan bahwa kendaraan Audi warna hitam ini tidak termasuk dalam rombongan,” jelasnya.

(tfq/chri)