liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Mulai 1 Desember, Warga Medan Cukup Pakai KTP untuk Berobat

Mulai 1 Desember, Warga Medan Cukup Pakai KTP untuk Berobat

Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Medan. Mulai 1 Desember lalu, warga Medan sudah bisa menggunakan KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit di ibu kota provinsi Sumut yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesihatan. Pasalnya, saat ini Kota Medan telah mencapai angka kepesertaan BPJS Kesehatan hampir 96% dari total penduduk.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Kota Medan Sari Quratul Aini di Balai Kota Medan, Senin (28/11) siang.

Pertemuan tersebut dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan antara Pemko Medan dan BPJS Kota Medan tentang Penetapan Peserta Awal Penerima Bukan Gaji dan Bukan Pegawai Pemerintah Daerah Kota Medan dalam Universal Health Protection (UHC) Tahun 2022- 2023.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Alhamdulillah sebagai salah satu program prioritas di bidang kesehatan, hari ini kita sudah sampai pada tahap menjangkau masyarakat untuk pelayanan kesehatan. Semoga bisa membawa kebaikan bagi warga Kota Medan,” kata Bobby Nasution dalam keterangan tertulisnya. , Senin (28/11/2022).

Bobby mengatakan, tugas Pemko Medan selanjutnya melalui perangkat terkait adalah memasyarakatkan hal tersebut ke masyarakat secara besar-besaran. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu ragu untuk meminta layanan kesehatan.

“Saya minta Asisten Pemerintah untuk menyampaikan hal ini ke semua tingkatan baik dari tingkat kecamatan, kelurahan maupun kelurahan untuk mensosialisasikan hal ini. Dengan begitu tidak ada yang takut datang ke fasilitas kesehatan karena masalah ekonomi yang mereka rasakan. tidak cukup,” jelas Bobby.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesihatan Kota Medan Sari Quratul Aini mengungkapkan, jumlah peserta BPJS Kesihattan Kota Medan merupakan yang terbesar di Sumut. Sari berharap tahun depan Kota Medan juga mampu mencapai target nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 98%.

“Kemudian setiap anggota masyarakat yang memiliki nomor induk (NIK) jika belum terdaftar atau tidak aktif karena terlambat dapat diubah menjadi peserta bantuan iuran keuangan (PBI). Ini karena semua sistem kami di rumah sakit sudah terintegrasi. Kami yakin ini juga akan menjadi bentuk keseriusan Pemko Medan untuk mewujudkan Kota Medan yang sejahtera, maju dan kondusif,” ujar Sari.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Bobby Nasution Ungkap Teknik Pengendalian Bahan Pokok

(dpu/dpu)