liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Pertamina Ungkap Kenapa Harga BBM Pertamax Tak Turun

Pertamina Ungkap Kenapa Harga BBM Pertamax Tak Turun

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Namun untuk harga BBM Pertamax sendiri, perseroan kembali tidak melakukan penyesuaian harga.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan, penetapan harga BBM Pertamax ini sesuai evaluasi dan perhitungan yang dilakukan, dan formula harga Pertamax masih ideal. Sedangkan untuk BBM jenis Pertamax masih tertahan di harga Rp 12.500 per liter.

Sedangkan tiga jenis BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan harga antara lain Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Harga Pertamax Turbo sebelumnya Rp 14.300 per liter menjadi Rp 15.200 per liter, Dexlite dari Rp 18.000 per liter menjadi Rp 18.300 per liter, dan Perta Dex dari Rp 18.550 per liter menjadi Rp 18.800 per liter.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Irto memastikan penetapan harga ini sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Keputusan Menteri No. 62/K/12/MEM/2020 tentang Formulasi Harga JBU atau BBM Non Subsidi. “Kami pastikan harga ini merupakan harga yang kompetitif untuk kualitas yang kami berikan,” kata Irto kepada CNBC Indonesia, Kamis (12/1/2022).

Selain itu, kata Irto, pihaknya terus berkomitmen mengevaluasi harga produk BBM nonsubsidi secara berkala, yakni Pertamax Series dan Dex Series. Ini mengikuti tren harga rata-rata produksi minyak dunia yang mengacu pada Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.

Menurutnya, evaluasi berkala ini dilakukan setiap bulan sesuai dengan tren harga rata-rata selama 25 hingga 24 hari sebelumnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Jangan kaget! Harga Pertamax sebenarnya Rp 15.150/liter

(pgr/pgr)