liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Robert Kiyosaki Ungkap Rahasia Sukses Jadi Pengusaha

Robert Kiyosaki Ungkap Rahasia Sukses Jadi Pengusaha

Jakarta, CNBC Indonesia – Robert Kiyosaki mengungkapkan apa yang dibutuhkan seorang pengusaha untuk sukses.

Seperti dikutip dari cuitannya, Jumat (2/12/2022), ya, saya setuju dengan apa yang dikatakan Elon Musk saat ditanya tentang kata atau masukan apa yang bisa Anda berikan agar pengusaha sukses.

“Musk menjawab, jika Anda membutuhkan dorongan untuk sukses sebagai pengusaha, sebaiknya Anda tidak menjadi pengusaha,” kata Kiyosaki.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Penulis buku laris “Rich Dad Poor Dad” ini dikenal sebagai penggemar berat Elon Musk. Ia pun mengaku akan mempertimbangkan untuk membeli saham Twitter karena ada Elon di sana.

Kiyosaki sendiri dikenal anti saham dan investasi aset kertas.

Satu-satunya stok yang menurut Robert Kiyosaki menarik adalah dari Twitter. Alasannya karena ada Elon Musk yang disebut-sebut sebagai pebisnis terhebat sepanjang sejarah.

“Saya mempertimbangkan untuk membeli saham Twitter, karena Elon Musk adalah pebisnis tersukses sepanjang masa. Otak dan keberaniannya terlalu besar untuk menendang pantat China,” jelas Kiyosaki seperti dikutip dalam cuitannya, Sabtu (26/11/2022). .

Ia tidak mau berinvestasi di saham, obligasi, ETS hingga reksa dana, dan akan hengkang atau tidak mau lagi berinvestasi di aset kertas.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Bitcoin Akan Turun Menjadi US$ 1.100, Benarkah?

(ayy/ayy)