liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Stop Ekspansi Batu Bara, UNTR Incar Emas Hingga Nikel

Stop Ekspansi Batu Bara, UNTR Incar Emas Hingga Nikel

Jakarta, CNBC Indonesia – Perburuan tambang baru PT United Tractors Tbk (UNTR) belum berhenti. Namun, tambang batubara tidak lagi menjadi target.

“Ini bisa berupa emas, tembaga, nikel atau bijih besi,” kata Corporate Secretary UNTR Sara K. Loebis kepada CNBC Indonesia, Rabu (30/11/2022).

Hal ini sejalan dengan rencana anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) untuk secara bertahap mengurangi eksposur pendapatan dari segmen batu bara. Pada tahun 2030, UNTR menargetkan kontribusi pendapatan yang berimbang, 50:50 baik dari segmen batu bara maupun mineral logam.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Salah satu aspirasi Keberlanjutan UT untuk tahun 2030 adalah aspek Model Bisnis Berkelanjutan, dimana 50% pendapatan pada tahun 2030 diharapkan berasal dari bisnis non-batubara. Artinya, fokus kami adalah mengembangkan sisi non-batubara, sehingga dapat diimbangi dengan bagian batubara terkait,” jelas Sara.

Namun, Sara belum bersedia membeberkan detail rencana tersebut termasuk biaya akuisisi dan identitas calon perusahaan yang akan dilampirkan. Yang jelas UNTR berkomitmen untuk tidak lagi mengembangkan bisnis baru terkait batubara.

“Jadi, jika ada peluang untuk mengakuisisi aset, kami akan fokus pada pertambangan mineral non-batubara. Terkait rencana ini, kami menunggu perkembangan lebih lanjut,” tambah Sara.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Temui Haji Isam, Orang Kaya Gila dari Kalimantan

(RCI/dhf)